Jumat, 04 Juni 2010

Brownies Karamel

Cooking lovers, saya ada satu lagi resep brownies yang pastinya menggugah selera anda. Rasa yummy-nya karamel buatan sendiri pas banget kalo jadi temen mainnya brownies.. Penasaran? Silahkan dicoba..

Bahan:
* 150 gram margarin
* 2 butir telur
* 125 gram madu
* 4 sendok makan air
* 125 gram gula palem
* 200 gram tepung terigu
* 1/2 sendok teh baking powder
* 125 gram cokelat masak, dicairkan

Toping I:
* 30 gram mentega
* 2 sendok makan sirup vanili
* 400 ml susu cair

Toping II:
* 100 gram cokelat masak, dicairkan
* 25 gram margarin cair

Cara  Membuat:
> Kocok margarin, gula palem, dan telur. Setelah lembut, masukkan madu, air, cokelat masak. Sisihkan. Ayak tepung dan baking.
> Masukkan ke dalam adonan bersama cokelat masak. Aduk lalu tuang ke cetakan. Oven hingga matang.
> Masak campuran bahan toping I sambil diaduk hingga kecokelatan dan membentuk karamel (kurang lebih 30 menit) lalu siram ke atas kue.
> Campur margarin cair dan cokelat masak cair (bahan toping II). Siram di atas toping I. Gunakan tusuk gigi untuk membentuk marmer. Dinginkan lalu potong-potong.

Kamis, 03 Juni 2010

Brownies Selai Kacang

Saya sangat suka brownies. Pilihan saya adalah brownies kacang mente.
Tapi, saya mau bagi-bagi resep yang ini nih. Kue yang satu ini sangat lembut, dengan aroma yang masih tetap terjaga, meskipun ada dalam kemasan (kalau beli di toko kue sih. Hehehe..). Yang mau nyoba, silahkan.. ^^

Bahan:
* 125 gram margarin
* 70 gram gula pasir
* 2 butir telur
* 150 gram tepung terigu
* 1/2 sendok teh baking powder
* 100 gram selai kacang
* 1 sendok makan cokelat bubuk
* 50 ml susu cair
* gula halus untuk taburan

Cara Membuat:
> Kocok margarin bersama gula pasir hingga lembut lalu masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok.
> Dalam wadah lain, aduk susu dan cokelat bubuk. Masukkan ke kocokkan telur. Aduk rata. Tuangkan tepung terigu yang sudah diayak bersama baking powder. Setelah rata, masukkan selai. Aduk lalu tuang ke dalam cetakan yang telah dialasi kertas dan diolesi margarin. Oven sampai matang.
> Potong kue lalu ayakkan gula halus.

Cake Cokelat Keju

Hay cooking lovers ^^
Saya ada resep cake cokelat keju nih buat kalian yang mau nyoba. Perpaduan cokelat dan keju menghasilkan rasa cake yang legit. Selamat mencoba.

Bahan:
* 125 gr mentega
* 175 gr gula kastor
* 2 btr telur
* 3 sdm cokelat bubuk larutkan dengan 50 ml air panas
* 200 gr tepung terigu
* 1/2 sdt soda kue
* 1/2 sdt baking powder
* 3 buah cherry merah sebagai hiasan
Adonan Cokelat Putih:
* 125 gr krim keju
* 1 btr telur
* 1/2 sdt vanila
* 100 gr cokelat putih, tim hingga leleh
* Olesan cokelat:
* 125 gr cokelat masak, tim hingga leleh
* 75 ml krim asam
* 75 gr gula halus

Cara membuat:
> Kocok mentega dan gula hingga gula larut, masukkan telur satu persatu, kocok hingga rata.
> Masukkan cokelat bubuk yang sudah dilarutkan, aduk rata, masukkan tepung terigu, aduk hingga rata.
> Siapkan loyang bundar lubang tengah diameter 20 cm. Olesi margarin, taburi tepung terigu, tuang 2/3 bagian adonan cokelat, ratakan.

Adonan cokelat putih:
> Kocok krim keju hingga lembut, masukkan telur, kocok rata, kemudian tuang cokelat putih leleh, aduk rata.
> Tuang sisa adonan cokelat, ratakan. Panggang dalam oven panas dengan suhu 180 derajat celsius selama 40 menit. Angkat, dinginkan.

Olesan cokelat:
> Aduk cokelat leleh dengan krim asam dan gula bubuk hingga licin.
> Siram olesan cokelat ke atas permukaan cake hingga rata
> Hias atas cake dengan cokelat putih leleh yang dimasukkan dalam kantong segitiga. Tambahkan hiasan dari cokelat atau buah cherry.

Untuk: 12 potong

Tempe Bumbu Rujak

Cihuy.. ada bumbu rujak dicampur sama tempe!
Nah, buat cooking lovers yang suka sama tempe, boleh deh dicoba resep kreasi yang satu ini.
Monggo.. Selamat mencoba ^^

Bahan:
    * 300 gr tempe, potong dadu 2 cm, goreng kering
    * 2 lbr daun jeruk
    * 1 btg serai, memarkan
    * 500 ml santan kental
    * 1 sdm air asam jawa
    * 1 sdt garam
    * 2 sdt gula merah iris
    * 2 sdm minyak goreng

Haluskan:
    * 5 bh bawang merah
    * 5 bh cabai merah
    * 3 btr kemiri
    * 1 cm lengkuas
    * 1 cm kunyit

Cara membuat:
> Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus bersama daun jeruk dan serai sampai harum.
> Masukkan tempe goreng, aduk sampai rata.
> Tuang santan, bubuhi garam, gula merah, dan air asam, masak sampai kental.

Keripik Tempe

Bicara soal tempe, pasti ada aja resep-resep baru yang menjadikan tempe sebagai bahan dasarnya. Mengingat bahwa tempe merupakan salah satu penganan yang bisa dikonsumsi siapa saja, dan mudah didapat.
Cooking lovers, kali ini saya tampilkan resep bagi kalian pecinta keripik. Sambil nonton, pasti seru deh.
Selamat mencoba ^^
Bahan:
* 500 gr tempe malang
* 250 gr tepung beras
* 5 lbr daun jeruk purut, iris halus
* 250 ml air
* 500 ml minyak goreng



Haluskan:
* 3 siung bawang putih
* 1 sdt ketumbar
* 10 btr kemiri
* 1 sdt garam

Cara membuat:
> Iris tempe setipis mungkin, sisihkan.
> Tempatkan tepung beras dalam wadah, taruh bumbu halus, aduk sambil dituangi air sedikit demi sedikit sampai rata. Tambahkan irisan daun jeruk purut, aduk rata.
> Panaskan minyak goreng, celup tempe satu per satu ke dalam adonan tepung, goreng. Goreng beberapa tempe ke dalam minyak sampai cukup terendam. Setelah matang dan kering, angkat.

Untuk 600 gr

Tempe, Sehat dan Murah

Penganan murah ini sangat mudah sekali ditemukan ketika kita mengunjungi swalayan, pasar, atau bahkan yang sudah diolah seperti yang tersaji di rumah makan, warung, juga rumah sendiri ^^
Olahan tempe juga bermacam-macam. Mulai dari yang sederhana dengan cara digoreng saja, sampai yang bercita rasa 'wah' dan biasanya disajikan di restoran-restoran mahal. Harga tempe yang relatif murah dan mudah didapat menjadi alasan besarnya tingkat konsumsi tempe di Indonesia.

Makanan hasil fragmentasi antara kedelai dengan jamur Rizhopus oligosporus ini memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang cukup bagi tubuh. Kandungan yang terdapat dalam tempe antara lain, karbohidrat, protein, lemak nabati, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri yang bermanfaat bagi kesehatan. Tempe juga sangat mudah dicerna oleh lambung daripada pangan lainnya.
Karena bakteri Rizhopus ini telah menguraikan protein-protein ke dalam kedelai. Protein terurai menjadi monomernya yaitu asam amino, yang jauh lebih mudah dicerna. Pada tempe juga meningkatkan nilai gizi, seperti kadar vitamin B2, B12, niasin, dan asam pantotenat. Bahkan, hasil analisis gizi menunjukkan kandungan niasin sebesar 1,13 mg/100 gram berat tempe yang dimakan. Walaupun tempe disajikan dengan berbagai macam cara, kandungan tempe tidak akan berkurang.

Tempe juga sebagai penganan yang kandungan seratnya mencapai 4,8 gram. Tempe merupakan antibiotika alami yang dihasilkan Rizhopus sebagai mekanika pertahanan tubuh. Antibiotika yang dihasilkan sangat berguna untuk membasmi bakteri disentri dan bakteri penyebab gangguan pencernaan. Rizhopus juga memproduksi enzim fitase yang berfungsi sebagai pengurai faktor antinutrisi terkuat, yaitu fitat.
 
Fitat merupakan antinutrisi yang menghambat penyerapan mineral-mineral penting seperti seng, zat besi dan kalsium. Hasil penguraian fitat adalah fosfor. Dengan demikian, tempe juga merupakan sumber fosfor.

Tempe baik untuk orang yang menderita hipertensi, karena kandungan protein tempe mampu memperbaiki jaringan tubuh  yang rusak dan kaya akan kalium. Selain itu, baik juga untuk penderita anemia, dan osteoporosis. Selain itu, senyawa protein dan asam lemak PUFA, serat, niasin, dan kalsium pada tempe, dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Penelitian yang diadakan di Universitas North California, Amerika Serikat menemukan genestein dan phytoestrogen yang terdapat dalam tempe dapat mencegah kanker prostat, kanker payudara dan penuaan dini.

Pakai Lensa Kontak Yuuk...

Hai cooking lovers ^^,
Kali ini, saya akan memberi sedikit informasi bagi para pecinta contact lens, atau bagi kalian yang ingin menggunakannya, namun belum tahu betul kontak lens mana yang tepat untuk diri sendiri. Contact lens harus dipilih dan digunakan sesuai aturan agar tidak terjadi iritasi pada mata kita. Ribetnya memakai kacamata membuat sebagian orang beralih ke lensa kontak. Alasan lainnya adalah untuk menunjang penampilan. Jelas saja, sebab penampilan adalah hal yang paling penting dan wajib diperhatikan oleh setiap orang, terutama wanita.

Seiring perkembangan teknologi, kacamata kini dapat digantikan oleh lensa kontak yang dianggap lebih praktis. Warnanyapun bermacam-macam. Jadi, bisa disesuaikan dengan warna baju kita agar senada. Seru banget kan, kalau kita bisa menentukan warna kesukaan setiap hari? :)

Ini nih, cara-cara memakai lensa kontak buat kalian yang belum terbiasa.
1. Aturan utama : jangan lupa cuci tangan dengan sabun (lebih baik menggunakan sabun yang non perfumed). Pastikan tanganmu sudah kering sebelum memegang lensa kontak. Jangan gunakan kuku untuk memegang lensa kontak.
2. Jika kamu berada di dekat wastafel, tutup saluran lubang airnya untuk menghindari lensa kontakmu masuk ke dalamnya.
3. Biasakan untuk selalu memakai lensa kontak secara berurutan (sesuai kebiasaan) agar tidak tertukar antara lensa kontak yang kiri dan kanan.
4. Letakkan lensa kontak dan cairannnya pada telapak telapak tanganmu.
5. Periksa baik-baik lensa kontakmu, apakah sudah bersih dari kotoran dan air mata.
6. Letakkan lensa kontak dengan posisi lensa menghadap ke atas ujung jari telunjuk. Supaya pasti lensa kontakmu menghadap ke atas, periksa ujung lensanya. Kalau sudah benar, ujungnya akan terbentuk dengan sempurna.
7. Proses memasukkan lensa :
    a. Pegang kelopak mata bagian atas bersama dengan bulu matanya dengan jari tengahmu. Secara bersamaan, tarik juga kulit di bagian bawah matamu menggunakan jari tengah.
    b. Lihat ke atas sehingga bagian putih dari mata terlihat, dan posisi lensa dapat diletakkan tepat di bagian putih matamu. Bisa juga dengan menatap lurus ke depan dan taruh lensa kontakmu secara perlahan pada pupil mata.
    c. Angkat jarimu dan angkat juga jari tengah yang mengganjal bagian atas dan bawah kelopak matamu terlebih dahulu, disusul dengan bagian atas.
8. Lihat ke bawah untuk memposisikan lensa pada bagian yang benar.
9. Tutup matamu sebentar, lalu kerjap-kerjapkan beberapa kali.
10. Ulangi langkah yang sama untuk mata satunya lagi.

Bagi si pemakai kacamata yang ingin beralih ke lensa kontak namun belum tahu keuntungannya, ini dia :
1. Menambah rasa percaya diri
Ini diperuntukkan bagi kalian yang merasa kurang pede memakai kacamata, karena takut keindahan mata akan ditutupi oleh kacamata. Nah, boleh deh sekarang beralih ke lensa kontak.
2. Menunjang aktivitas tertentu
Orang-orang dengan pekerjaan tertentu relatif membutuhkan lensa kontak supaya bisa bergerak bebas tanpa harus terganggu.
3. Keamanan
Untuk aktivitas yang lumayan berat, pengguna lensa kontak nggak perlu takut kalau lensanya jatuh atau pecah, seperti halnya pemakai kacamata.
4. Penglihatan lebih baik
Lensa kontak meminimalkan jarak antara mata dengan lensa sehingga ketajaman mata menjadi lebih baik. Selain itu, sudut penglihatan pun menjadi lebih lurus karena lensa menempel langsung pada mata.
5. Baik untuk penderita mata silindris (astigmatisme)
Bagi para penderita silindris, lensa kontak mengkoreksi kekurangan akurasi kacamata hingga ke titik terendah, sehingga penglihatan pun menjadi lebih baik.

Eits.. ada keuntungan, pasti ada juga kerugiannya. Bukan dunia namanya kalau nggak ada dua hal yang saling berkebalikan. Ya, kan?
1. Kurang nyaman
Mereka yang baru memakai lensa kontak biasanya merasa kurang nyaman karena adanya benda asing di mata. Tapi lama kelamaan, mata akan terbiasa. Biasanya setelah menghentikan pemakaian selama seminggu, sensitivitas kornea akan normal lagi, sehingga pemakai harus beradaptasi lagi dengan lensa kontaknya.
2. Kekurangan oksigen
Terlalu lama atau terlalu ketat memakai lensa kontak membuat mata kekurangan oksigen. Konsekuensinya, terjadi berbagai macam komplikasi seperti noda kornea dan edema kornea yang dapat membuat kornea menjadi keruh. Edema kornea  menimbulkan iritasi, rasa sakit dan menghasilkan penyebaran cahaya yang memberikan efek silau. Iritasi dan silau ini menyebabkan mata selalu berair (epiphora) dan rasa silau (photophobia).
3. Mudah hilang
Ukuran lensa kontak yang relatif kecil daripada kacamata, membuat lensa kontak gampang hilang atau juga terselip.
4. Relatif mahal
Harga lensa kontak di atas Rp 100.000,00. Apalagi, masa pakainya berkisar antara dua minggu sampai sebulan.
5. Adaptasi cukup lama
Pemakai awal butuh waktu lama untuk adaptasi, dari belajar memakai, merawat, sampai membiasakan mata.
6. Perlu perawatan ekstra. Lensa kontak juga perlu perawatan lebih ketimbang kacamata. Misalnya harus telaten menggosok, membersihkan, dan menyimpan lensa kontak di tempat antikuman.

Sebelum memakai lensa kontak, ada baiknya pemakai mengetahui jenis-jenis lensa kontak, sesuai rekomendasi dari pabriknya.
1. Disposable, alias bisa dibuang setelah dipakai. Ada harian, mingguan, dua mingguan, maupun bulanan.
2. Frequent replacement, harus diganti setiap 3-6 bulan. Pada kemasannya, produsen biasanya mencantumkan sampai berapa lama lensa kontak dapat dipakai.
3. Permanen, biasanya dapat dipergunakan sampai setahun lebih.
Lensa RGP (Rigid Gas Permable) termasuk yang permanen dan bisa dipakai lebih dari dua tahun.
4. Dari segi pemakaiannya, lensa kontak dapat dibagi menjadi dua:
    a. Daily wear; pemakaiannya hanya pada siang hari, dan tidak dapat dipergunakan saat tidur. Maksimal penggunaannya nggak hanya tergantung dari oksigenasinya saja, tetapi juga dari mata penggunanya.
    b. Overnight wear; bisa dipakai saat tidur. Daya hantar oksigennya pun tentu lebih banyak.

Ini tips dari saya untuk memilih lensa kontak agar matching dengan warna kulit atau rambut.
* Kalau bola mata berwarna cokelat, boleh deh, coba warna ungu, hijau, atau biru.
* Kalau kulit, rambut, dan mata memiliki warna natural, boleh memilih warna dasar seperti cokelat.
* Kalau kulit berwarna agak gelap, kalian boleh menggunakan lensa kontak yang warnanya agak terang.
* Kalau kalian memakai make-up, maka  pilihlah lensa kontak yang sesuai dengan eye shadow dan maskara yang akan kalian pakai.

Bagaimana? Ada yang berminat untuk pergi ke optik atau dokter mata untuk mengkonsultasikan lebih lanjut? Semoga info dasar yang saya berikan ini bermanfaat bagi kalian. Selamat mencoba ^^